Peryataan Update Pada

Peryataan Mysql Update – Setelah sebelumnya saya juga post tentang peryataan Alter Mysql saat ini penulis akan share tentang penggunaan peryataan update pada Mysql.

UPDATE pada mysql digunakan untuk memodifikasi baris yang terdapat pada sebuah tabel.
Contoh terdapat gambar berikut :

sql update
pada gambar di atas data alamat dan tepon belum terisi data nah bagaimana kita akan mengisi data alamat dan tlpon. berikut adalah perintah yang bisa anda gunakan yakni menggunakan peryataan update:
mysql> update a set alamat=’jalan janti’ where id=1;

hasil setelah update :
mysql update

anda juga bisa melakukan update sekaligus misal nama,alamat dan tlpon ingin anda rubah semua maka anda cukup set maisng masing data yang ingin dirubah.
mysql> update a set alamat=’KEONG’, nama=’paijo’, tlpon=0856444 where id=1;

mysql update1

Demikianlah Sedikit tentang peryataan update pada mysql mudah mudahan bermanfaat jangan lupa jika anda masih kurang jelas anda bisa bertanya dengan melakukan komentar dibawah postingan ini.

Belajar Alter Table Mysql

Belajar Alter Table Mysql – Selamat Malam Sahabat Bambang , kali ini saya akan coba share tentang penggunaan Alter pada mysql, peryataan alter memiliki beberapa fungsi yaitu :

  1. ADD
    digunakan untuk melakukan penambahan kolom yang terdapat pada sebuah tabel, misal saya memiliki tabel A didalamnya terdapat colom id,nama, alamat  setelah ketika colom tersebut terbuat teryata masih kurang 1 kolom lagi yakni telpon maka kita bisa menggunakan fasilitas ini untuk memecahkan solusi tersebut.
    Contoh :
    Alter Table mysql
    Maka Kita Bisa menggunakan Printah Berikut:
    mysql> alter table a ADD telpon char(13);
  2. DROP
    drop ini hampir sama dengan menghapus data ada pada colom misal data yang kita miliki seperti gambar di bawah ini.

    Alter Table mysql
    nah bagaimana kita akan membuang kolom alamat yang terdapat pada tabel A berikut perintah mysqlnya:

    mysql> ALTER TABLE a DROP alamat;

  3. MODIFY
    yang ketika ini dilihat darinamanya saja kita sudah mengetahuinya ya, bagaimana kita akan memodifikasi type data yang ada pada colom misalnya terdapat data seperti pada gambar dibawah ini :
    Alter Table mysqlpada table di atas nama memiliki type varchar(25) untuk merubahnya menjadi text atau lainya maka anda bisa gunakan perintah berikut :
    mysql> ALTER TABLE a MODIFY nama text(200);
  4. RENAME
    nah pada pin ke empat ini khusus untuk merename atau merubah nama tabel yang ada pada database berikut adalah perintah sqlnya :
    mysql> alter table a rename ab;

demikianlah sedikit penjelasan mengenai penggunakan perintah ALTER pada mysql , ika terdapat salah kata atupun penjelasan yang kurang jelas silahkan berkomentar dibawah konten ini agar kedepanya blog ini menjadi lebih baik lagi.

 

 

Perbedaan Require_One dan Include Pada Php

Perbedaan Require_One dan Include Pada Php  –  Ketika kita sedang koding terkadang beberapa halaman website membutuhkan suatu file lain yang harus diikut sertakan agar halaman website dapat bekerja, namun bagaimana jika file tersebut kita ketik manual tentunya hal itu akan memakan resource yang lumayan besar, untuk masalah seperti ini maka kita bisa menggunakan pernyataan include atau require_once untuk menghemat suatu tulisan yang kita ketik pada baris baris program tersebut.

Secara fungsi peryataan pada include dan require_one memiliki fungsi yang sama, sama sama menyertakan file yang kita buat untuk bisa bekerja di file yang lainya, namun dalam hal kesalahan 2 fungsi peryataan ini memiliki fungsi yang berbeda. Jika kita menggunakan require_one maka jika terdapat kesalahan akan muncul kesalahan tersebut maka proses akan berhenti di kesalahan tersebut.

Sedangkan include ketika terdapat kesalahan maka semua data akan ikut ditampilkan walaupun terdapat eror, untuk lebih jelasnya silahkan perhatikan script berikut :

 

<?php
require_once (‘bambang.php’);
echo “jjj”;
?>
<?php
echo “ini susu sapi”;
?>
<?php
include(“A.php”);
echo “jjj”;
?>
<?php
echo “ini susu Budi”;
?>

dan bandingkan dengan yang satu ini

<?php
//require_once (‘bambang.php’);
echo “jjj”;
?>
<?php
echo “ini susu sapi”;
?>
<?php
include(“A.php”);
echo “jjj”;
?>
<?php
echo “ini susu Budi”;
?>

bagaimana…? bisa kan membedakan dua file tersebut antara require_once dan include. mudah mudahan bisa faham dengan penjelasan di atas, jika terdaat penjelasan yang tidak sesuai dimohon untuk berkomentar di bawah ini agar saya bisa cek ulang. dan jangan sungkan juga jika anda tidak faham silahkan komentar.mudah mudahan bermanfaat

Koneksi Database Mysql Menggunakan Php

Koneksi Php Myql – pada kesempatan sore ini penulis akana mencoba share tentang cara membuat koneksi kedatabase mysql menggunakan php dan sedikit penjelasan. untuk melakukan koneksi maka anda bisa gunakan script di bawah ini :

<?php
$host ="localhost";
$user ="root";
$pass ="";
$dbname ="kantor";
$kon = mysql_connect($host, $user, $pass);
   if (!$kon)
      die ("gagal Koneksi Karena".mysql_error());

$dbkon =mysql_select_db($dbname,$kon);
   if (!$dbkon)
      die ("GAGAL MEMBUKA DATABASE KARENA : ".mysql_error());
?>

Penjelasan :

$host ="localhost";

variable host merupakan alamat host yang anda gunakan. jika anda menggunakan local pada aplikasi apache maka default pada host tersebut merupakan localhost. atau bisa juga dikatakan sebagai alamat server yang anda gunakan.

$user ="root";

Variable user diatas berfungsi sebagai pemanggilan user yang anda buat ketika anda menginstall Mysql sedangkan user pada koneksi mysql tersebut merupakan root.

$pass ="";

variable pass tersebut merupakan password yang anda miliki pada mysql sedangkan default pada koneksi tersebut merupakan kosong.

$dbname ="belajar";

variable $dbname merupakan variable yang digunakan untuk memanggil database yang telah anda buat. silahkan adan sesuaikan dengan nama database yang telah dibuat. dan kebetulan pada contoh di atas saya menggunakan nama database belajar.

$kon = mysql_connect($host, $user, $pass);

pada potongan script di atas merupakan script yang digunakan untuk konek ke database yang didalamnya terdapat alamat server/host ($host, $user,$pass).

 if (!$kon)

Potongan script di menjelaskan jika kondisi koneksi pada variable $kon yang didalamnya terdapat host, user dan password tidak sesuai maka akan dilanjutkan pada script berikut :

 die ("gagal Koneksi Karena".mysql_error());

script di atas akan ditampilkan jika terdapat file koneksi yang tidak sesuai  dan pada script .mysql_error()); digunakan untuk menampilkan alamat eror yang terjadi.

$dbkon =mysql_select_db($dbname,$kon);

pada potongan script di atas merupakan file koneksi yang digunakan untuk memilih database yang akan digunakan yang didalamnya terdapat variable $dbname yang berarti nama database yang terpilih sedangkan variable $kon untuk mengoneksikan ke mysql.

 if (!$dbkon)
      die ("GAGAL MEMBUKA DATABASE KARENA : ".mysql_error());

sedangkan script di atas tidak jauh beda dengan script yang sudah saya jelaskan pada bagian berikut:

 if (!$kon)

demikian tentang cara koneksi Php mysql bersama penjelasanya, jika anda masih kurang faham atau kurang mengerti silahkan tinggalkan komentar. atau jika terdapat penjelasan yang tidak sesuai silahkan kirimkan pesan anda agar saya juga bisa membenahinya.

Cara Membuat Komputer Shutdown Otomatis

Shutdown Otomatis – pada postingan hari ini saya akan coba membahas mengenai komputer. seperti yang telah kita ketahui komputer saat ini merupakan barang yang sudah tidak mewah lagi bagi kalangan masyarakat di indonesia.

tidak jarang di setiap kota-kota di indonesia hampir setiap rumah memiliki laptop maupun komputer, untuk itu disini penulis akan coba berbagi pengalaman yang telah terbukti untuk mematikan komputer secara otomatis atau sering di sebut shutdown otomatis.

berikut adalah langkah langkah yang dapat anda lakukan jika ingin membuat komputer shutdown secara otomatis :

Pertama
Anda harus membuka CMD dengan menekan secara bersamaan antara tombol windowd dan huruf R pada keyboard maka akan tampil seperti berikut:

 shutdown otomatis

Kedua
kemudian silahkan anda ketikan script berikut pada kolom yang tersedia :

shutdown.exe –s –t 3600

nah selanjutnya silahkan klik okey maka otomatis komputer akan shutdown otomatis setelah 1 jam. 3600 merupakan durasi yang bisa anda tentukan sendiri.

demikian sedikit tentang cara shutdown otomatis mudah mudahan bisa membantu anda.